oleh

Pengerjaan Jembatan di Dusun Kasuarrang Takalar Diduga Menyimpang Dari RAB

TAKALAR, SulawesiEkspose –Diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), pengerjaan Jembatan Beton yang berada di Dusun Kasuarrang Desa Sanro Bone Kabupaten Takalar, jadi Sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat (LSM PERAK).

Pengerjaan Jembatan Beton yang menggunakan Dana Desa dari APBN T.A 2021 Sanro Bone memakan anggaran sebesar 70 Juta.

“Pengerjaan Jembatan Beton bukan rehabilitasi, tetapi pembangunan baru yang dimulai dari nol,” ucap PLT Kades Sanro Bone saat di konfirmasi di Ruang kerjanya, Rabu 7/4/2021 lalu.

Sementara itu, Kordinator LSM PERAK Wilayah Gowa Rahman Galesong menduga adanya kejanggalan pada pengerjaan Jembatan Beton tersebut.

“Saya melihat salah satu pondasi pengerjaan masih menggunakan yang lama, yang kemudian ditambahkan ketinggiannya untuk sebagai penyanggah dari kekuatan jembatan tersebut,” ucap Rahman saat membeberkan temuannya ke awak media, (9/4/2021).

Ia menambakan, pembangunan sarana prasarana di Desa haruslah teliti dikerjakan, bukan asal jadi, agar bisa dimanfaatka secara berkesinambungan.

Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 menjelaskan bahwa tujuan pembangunan desa adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan.
(Ld)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed