oleh

KPK : Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditetapkan jadi Tersangka kasus Dugaan Suap

Makassar, SulawesiEkspos — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur sulawesi selatan, Nurdin Abdullah (NA) jadi tersangka kasus dugaan suap atas perizinan serta proyek infrastruktur pembangunan di wilayah provinsi sulsel.

KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya, yakni, Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Sulawesi Selatan, Edy Rahmat, sebagai pihak yang diduga perantara suap, sekaligus orang kepercayaan (NA) serta seorang kontraktor, Agung Sucipto selaku pemberi suap.

Penetapan (NA) sebagai tersangka merupakan tindak lanjut atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim KPK, Jumat (26/2/2021) malam di Makassar.

“Tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap ini, yakni penerima Nurdin Abdullah (Gub. Sulsel) dan Edy Rahmat (Sekdis PUPR Sulsel) dan pemberi Agung Sucipto (Kontraktor),” ucap Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers yang disiarkan di channel youtube KPK, pada Minggu dini hari (28/2/2021).

Penerima suap disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 pasal 12 huruf a atau b, Pasal 11 dan Pasal 12B, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor, Juncto Pasal 55 ayat ke 1 KUHP.

Sementara Agung Sucipto sebagai pemberi suap disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999
pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(××)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed