oleh

Hasil Tidak Pernah Akurat, Appi – Rahman Klaim Kemenangan Lewat Survey Abal – abal

Makassar, SulawesiEkspos – Paslon Walikota nomor urut 2, Munafri Arifuddin (APPI) – Abdul Rahman Bando (Rahman) dinilai menggunakan survey abal abal dalam mengklaim kemenangan.

Lembaga survey yang digunakan adalah Roda Tiga Konsultan (RTK) yang sebelumnya punya track record buruk dalam Pilkada sebelumnya.

Sebelumnya, RTK sempat mengunggulkan Ichsan Yasin Limpo sebagai kandidat kuat Gubernur Sulsel dalam Pilgub 2018. Namun, hasilnya berkata lain. Informasi ini didapatkan dari berbagai media dan juga tersebar di media sosial.

Ketua organisasi Pemuda Melek Politik (PLP), Irham Ramadan mengatakan, survey yang digunakan Appi Rahman tergolong Survey abal abal karena hasilnya tidak pernah akurat. Setiap hasil yang dikeluarkan tidak pernah sesuai dengan kenyataan saat perhitungan suara selesai.

“Paslon Appi Rahman terlalu ngebet menang sampai sampai menggunakan survey abal abal. Berkaca dari hasil sebelumnya, hasilnya tidak ada yang betul,” katanya, Kamis, 03 Desember 2020.

Sebelumnya, lembaga survei RTK merilis surveinya untuk Pilwalkot Makassar 2020. Ektabilitas paslon nomor urut dua itu ditempatkan di posisi pertama. Ini dari hasil survei yang yang dilakukan pada 14-15 November terhadap 820 responden warga.

Hasil itu berbeda denga Survei Celebes Research Center (CRC) yang semakin mempertegas kemenangan pasangan calon nomor urut 1 Danny-Fatmawati. Paslon berjargon ADAMA ini unggul jauh meninggalkan pesaingnya

Survei CRC memberikan keunggulan pasangan urut 1 (Danny-Fatma) diangka 45,9 persen, disusul nomor urut 2 Appi-Rahman 35,2 persen, lalu nomor urut 3 Dilan (Deng Ical-Fadli Ananda) 9,6 persen dan posisi terakhir ditempati pasangan nomor urut 4 Imun (Irman-Zunnun) 6,6 persen

Manajer Riset CRC, Muhammad Nur Hidayat, mengatakan, secara umum bahwa untuk Pilkada Makassar 2020 yang paling berpeluang menang dan kuat saat ini yaitu, hanya pasangan urut satu ( Danny-Fatma)

“Dari hasil rilis kami untuk pilkada makassar 2020 hanya ada tersisa dua paslon yang akan bertarung ketat jelang pencoblosan yakni, paslon urut satu (1) dan dua (2),” ujar Nur Hidayat.

 

(Ab)

 

 

 

 

 

 

loading...
           

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed