oleh

Akademisi UNM Ajak Pemuda Pangkep Lawan Hoaks dan Ujaran Kebencian

Makassar, SulawesiEkspos — Sejumlah akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM) mengajak pemuda Kabupaten Pangkep mengambil peran dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian.

Gerakan itu dilakukan di Kelurahan Biraeng Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Gerakan itu dalam rangkaian kegiatan pengabdian dosen Universitas Negeri Makassar dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dikemas dalam bentuk Workshop ini bertema “Peran Pemuda dalam Upaya Menangkal Hoax dan Hate Speech” dihadiri oleh sejumlah pemuda masyarakat di Kelurahan Biraeng.

Ketua Tim Pengabdi, Andika Wahyudi Gani, mengatakan, gerakan itu bertujuan agar kaum muda yang dipandang sebagai generasi emas dapat dibekali pendidikan literasi digital.

Andika berharap pemuda Pangkep dapat menjadi filter terhadap informasi-informasi yang berpotensi memecah kerukunan masyarakat.

Lebih lanjut Asriadi dan Tri Anggriawan sebagai anggota Tim Pengabdi menyampaikan kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Informasi yang beredar di sosial media masih harus diolah terlebih dahulu sebelum dipercaya kebenarannya,” katanya dalam rilis yang diterima Minggu (29/11/2020).

Asriadi dan Tri Anggriawan berharap para pemuda tidak menjadi pelaku pembuat dan penyebar hoax dan hate speech.

loading...
           

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed