oleh

Pengamat Politik, Ardiansyah Sebut Secara Substansi Thahar-Rahmat Mampu Memberikan Solusi Bukan Teori Semata

MAKASSAR, Sulawesiekspos.com – Pengamat politik , Ardiansyah menyebutkan pasangan Thahar-Rahmat adalah pemimpin yang mampu memberikan solusi atas segala persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Luwu Utara.

Hal ini terlihat saat debat kandidat pada tanggal 22 November lalu. Pasangan nomor urut 1, Thahar Rum dan Rahmat Laguni secara substansi memahami bagaimana birokrasi yang baik, bagaimana pelayanan publik yang prima dan bagaimana membangun Luwu Utara yang berkemajuan pasca luwu utara diterpa bencana banjir, itu jelas terlihat pada pembacaan pasangan Nomor Urut 1 terhadap adanya kebijakan pemerintah yang mengizinkan pembukaan lahan baru, pemberian izin tambang di sekitar aliran sungai yang menyebabkan terjadi banjir dibawah kepemimpinan bupati priode yang lalu.

“Saya melihat, diantara tiga kandidat, masing-masing memiliki potensi dan pola untuk membangun Luwu Utara. Ada yang menguasai sektor industri, ada yang menguasai sektor pelayanan publik dan pembangunan daerah, dan ada calon kepala daerah yang dalam pandangan saya mampu mengkombain antara semua sektor-sektor kehidupan tentang bagiamana membangun Luwu Utara kedepan” Jelas Ardiansyah, Mahasiswa Pasca Sarjana Politeknik STIA LAN Makassar yang lagi konsen pada kajian Administrasi Pembangunan Negara.

Ia juga menjelaskan bahwa diantara pasangan calon, sebagai pengamat sekaligus bagian dari masyarakat Luwu Utara, dirinya berpendapat bahwa pasangan nomor satu tidak begitu baik dalam memberikan pemaparan secara teoritis terkait dengan bagaimana Luwu Utara kedepan, tetapi secara substansi kita bisa melihat Pak Thahar dan Rahmat Laguni memahami bagaimana birokrasi yang baik, bagaimana pelayanan publik yang prima dan bagaimana membangun Luwu Utara kedepan dengan tampilan gaya komunikasi yang sederhana dan muda dicernah oleh semua lapisan masyarakat.

Disisi lain, pasangan nomor urut 2, secara teoritis mampu memberikan penjelasan lebih baik, tetapi secara substansi jauh dari harapan pembangunan Luwu Utara yang berdasar pada asas asas umum pemerintahan yang baik, pembangunan yang kemudian berpijak pada pelayanan publik yang prima dan bagaimana membangun Luwu Utara yang lebih baik pada masa yang akan datang.

Sementara calon nomor urut 3, kita melihat pasangan calon ini lebih konsentrasi pada bidang industri, dan memang kita memahami calon bupati nomor urut 3 memiliki pengalaman pada dunia bisnis. Tetapi pengalaman dunia bisnis itu, tidak cukup untuk dijadikan bekal atau referensi untuk kemudian bagaimana menghadirkan pemerintahan yang baik, pemerintahan yang good governance dan bagaimana menghadirkan pola pelayanan prima kepada masyarakat.

“Untuk itu, masyarakat Luwu Utara harus cerdas dalam memilih, jangan memilih karena melihat bahwa kandidatnya mampu memberikan jawaban yang sifatnya teoritis yang baik, tetapi harus mampu melihat bahwa jawaban yang diberikan oleh kandidat terhadap pernyataan dari panelis adalah jawaban yang memiliki muatan substansi, yang betul-betul bisa dilaksanakan secara realistis, bisa diwujudkan dalam bentuk kerangka kebijakan, yang bisa dijadikan dasar pelaksanaan pemerintahan yang baik dimasa yang akan datang” Jelas Ardiansyah, Minggu (22/11/2020) lalu.

“Mari lakukan demokrasi yang elegan, hindari demokrasi yang menggunakan kekerasan, apalagi demokrasi yang menghadirkan money politik” Pesan Ardiansyah.

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed