oleh

Yuk! Sekolah di Poltekim, Gratis dan Siswa Berprestasi Bisa Kuliah ke Luar Negeri

PAREPARE, SulawesiEkspos.com — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menggelar sosialisasi sekolah taruna Politeknik Imigrasi (Poltekim).

Kegiatan itu berlangsung di aula Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare yang diikuti ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kota Parepare.

Sejumlah siswa dibekali materi dari beberapa siswa taruna magang. Berupa pengetahuan dan sistem pendidikan saat mengikuti sekolah Poltekim.

Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Parepare, Hendy Kurnia Darmawan mengatakan, sekolah Poltekim merupakan sekolah kedinasan imigrasi yang setara D4 atau S1 yang berada dibawah naungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM).

Kata dia, usia peserta minimal 18 dan maksimal 22 tahun. Selain itu, sistem penerimaan peserta akan dibuka setiap tahun. Peserta juga dapat mendaftar melalui jalur online.

“Jika lulus nanti, tesnya terpusat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jakarta,” kata Hendy, Kamis (19/11).

Hendy menjelaskan, siswa yang sudah lulus otomatis menjadi petugas imigrasi. Katanya, siswa itu siap bertugas di setiap unit teknis pelaksana Imigrasi yang ada di Indonesia.

“Bagi yang lulus harus siap di tempatkan di mana saja,” jelasnya.

Dia membeberkan, sekolah Poltekim ini gratis. Bahkan, katanya, perlengkapan, pakaian siswa akan ditanggung negara.

“Langkah pendaftaran juga hampir sama dengan sekolah kedinasan lainnya, ada tes tertulis, tes psikologi, samata, pantohir, dan tes lainnya,” bebernya.

Untuk itu, ia berharap siswa terpacu agar mendaftar. Sebab, semua siswa punya peluang lulus pada sekolah ini.

“Kami harap siswa termotivasi untuk mempersiapkan diri baik fisik dan mental,” harapnya.

Salah satu peserta, Akmal Faisal siswa asal SMA Negeri 10 Pinrang mengaku tertarik untuk mendaftar disekolah tersebut.

Ia mengatakan, awalnya ia tak begitu paham orientasi sekolah itu. Namun setelah mendapat penjelasan, ia akhirnya tertarik masuk Poltekim.

“Saya berminat, tapi kalau kedepannya nanti disesuaikan dengan nilai. Kalau sebelumnya Sosialisasi ini, kami dari siswa bisa mengenal sekolah tersebut,” kata Akmal.

Sebagai informasi, sekolah ini menempuh jenjang pendidikan selama empat tahun tiga bulan. Jika lulus, peserta juga masih bisa melanjutkan pendidikan S2-nya.

Selain itu, siswa berprestasi bakal mendapatkan beasiswa kuliah di Universitas Indonesia. Sementara untuk luar negeri, bisa kuliah di Australia, China atau Taiwan. (*)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed