oleh

Akmal Pasluddin Minta Pemerintah Serius Mengelola Petani Muda Modern Berbasis Digital

JAKARTA, SulawesiEkspos.com  Anggota DPR RI Dapil Sulsel 2, Andi Akmal Pasluddin meminta Kementerian Pertanian agar memberikan porsi lebih untuk pengelola petani muda yang sesuai dengan tuntutan zaman saat ini.

Yang ia maksud tuntutan zaman saat ini adalah, mulai dari sistem produksi hingga pemasarannya mengadopsi sistem digital pada instrumen pelaksanaannya.

“Masa pandemi ini secara tidak sadar telah memacu kreatifitas seluruh masyarakat berbagai profesi untuk menyesuaikan diri agar selamat dalam menjalankan dunia usahanya,” kata Akmal .

“Dibidang pertanian, menciptakan trend mengakibatkan produk yang biasa saja sebelum-sebelumnya, menjadi buruan setiap pecinta produk tanaman hingga turut merubah prilaku,” tambahnya.

“Sebagai contoh tanaman hias yang asalnya tumbuh di hutan kini diburu, begitu juga tanaman yang daunya bolong-bolong dulu biasa saja, sekarang menjadi tanaman idola”, terangnya.

Politisi PKS ini menyampaikan pada pemerintah, bahwa, trend sebuah produk terutama hortikultura jenis hias tidaklah bertahan lama. Sehingga, ketika pesona sebuah produk tanaman hias sudah mulai sirna, mesti diciptakan kembali trend-trend baru.

Hal bagaikan anak muda menurut Akmal sangat menarik karena ada tantangan dan hal Baru. Hanya saja perlu pendampingan program yang menarik, dan tentunya bila program ini dari pemerintah akan semakin menarik dan jelas.

Legislator asal Sulawesi Selatan II ini juga mencontohkan bukan hanya produk hortikultura yang merupakan core kementeraian pertanian. Di bidang perikanan, trend peliharaan ikan hias di rumah juga menjadi peluang menarik bagi anak-anak muda. Sebagai contoh memelihara ikan cupang, ikan chana dan ikan koi, merupakan salah satu prilaku masyarakat yang lagi trend pada masa pandemi.

“Intinya adalah bagaimana regenerasi pelaku usaha pertanian ini dapat digalakkan. Dengan teknologi informasi yang begitu cepat, sistem logistik pengiriman yang semakin digitalisasi, diharapkan masyarakat Indonesia melahirkan generasi muda yang mampu memanfaatkan potensi alam Indonesia yang dapat optimal di bidang pertanian dan perikanan,” tandas Akmal. (Samin)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed