oleh

Ampun Desak Transparansi Ditlantas Sulsel Terkait Pungutan PNBP

MAKASSAR, Sulawesiekspos.com – Aliansi Masyarakat Penyelamat Uang Negara (AMPUN) mendesak transparansi pelayanan Ditlantas Polda Sulsel soal adanya pungutan PNBP oleh dua pihak bank yakni BNI dan BRI soal eksistensi status rekening PNBP.

AMPUN menduga kegiatan proses pungutan PNBP tersebut terindikasi adanya praktek money loundry karena status setoran publik ke rekening peruntukan PNBP tersebut tidak transparansi, rekening atas nama apa biaya tersebut publik setorkan selama ini.

Hal ini juga dinilai mencurigakan karena dalam membayarkan biaya PNBP tersebut tidak boleh dilakukan di luar akses loket BNI dan BRI yang ada di Ditlantas Sulsel.

Pada sistem yang normal dan benar seharusnya sistem pembayarannya bisa di akses luas oleh publik selain loket tersebut, misalnya pembayaran PNBP tersebut seharusnya bisa melalui ATM ATM BRI maupun BNI serta kantor kantor BRI dan BNI lainnya dimana pun selain yang ada di Ditlantas.

Bukan kah ini adalah pungutan resmi negara yang seharusnya sistem tranparansi pungutannnya harus jelas ke publik.

Berdasar dari pandangan inilah sehingga dari AMPUN mendesak pihak Ditlantas untuk menyajikan transparansi dan sistem pelayanan PNBP tersebut ke publik agar jelas dan akuntabel pelaksanaannya.

Penulis: Ical

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed