oleh

Adhy Basto Sebut Makassar Butuh Pemimpin Sombere’ dan Peduli Seperti DILAN

MAKASSAR, SulaesiEkspos.com — Konten kreator sekaligus selebgram Makassar, Adhy Bassi Toayya alias Adhy Basto, turut menyampaikan dukungannya untuk pasangan calon nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli (DILAN). Pasangan doktor dan dokter tersebut dinilainya merupakan paket ideal dengan sederet keunggulan.

Dukungan Adhy Basto ditunjukkan tidak sekadar di mulut, tapi juga dengan karya. Bersama rekan-rekannya, ia bahkan membuat video pendek kreatif. Isinya terkait ajakan kepada masyarakat untuk mendukung wali kota dengan karakter sombere’ dan peduli seperti DILAN.

Adhy Basto mengungkapkan bila ingin melihat Kota Makassar lebih baik, masyarakat butuh wali kota sombere’, peduli dan punya DNA melayani. Nah, seluruh kriteria itu hanya ada di DILAN. Keunggulan lain, pasangan yang identik dengan kemeja kotak-kotak itu merupakan representasi kalangan milenial.

“Makassar ini butuh wali kota yang mudah ditemui, mudah diajak nongkrong, mudah dan mau mendengarkan aspirasi serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Nah, semua itu terjawab dan ada pada DILAN,” kata dia, Rabu (11/11).

“Tidak kalah penting, Makassar butuh wali kota sombere’ tapi yang asli sombere’ dari dulu alias tidak dibuat-buat, bukan yang jelang pemilihan mendadak baik alias sok sombere’,” sambung Adhy Basto.

Adhy menambahkan, selebgram juga punya hak politik. “Jangan karena kita pelaku industri kreatif lantas ada tembok untuk tidak menentukan pilihan hati. Ini tentang Makassar, tentang kerendahan hati seorang figur, tentang pertemanan dan persahabatan”.

“Dan saya Adhy Basto bismillah dan ikhlas dari dalam hati bahwa DILAN adalah pilihan saya,” pungkasnya.

Dukungan dari selebgram, influencer dan konten kreator diketahui terus mengalir kepada DILAN. Selain Adhy Basto, sejumlah pegiat industri kreatif itu yang juga berada di barisan pemenangan DILAN yakni Rijal Djamal dan Nur Alfarisi alias Daeng Aris. Hal itu tidak lepas karena kepedulian paslon ini terhadap bidang industri kreatif. (Samin)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed