oleh

Disbud Kota Makassar Bersama Komunitas Pemerhati Budaya Gelar Keliling Museum

MAKASSAR, SulawesiEkspos.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-413, Dinas Kebudayaan Kota Makassar menggelar Keliling Museum selama dua hari, Minggu (8/11/2020) dan Sabtu (14/11/2020).

Titik kumpul kegitan tersebut, di Museum Kota Makassar jalan Balikota Makassar dengan tujuan ke Klenteng Ibu Bahari dan Fort Rotterdam.

Beberapa bangunan museum akan dikunjungi bersama dengan komunitas Sepeda Ontel dan Kostum dengan tema “sehat bersama museum”, guna mengedukasi masyarakat tentang sejarah peninggalan-peninggalan warisan budaya di Makassar.

“Kami dari pihak Dinas Kebudayaan membuat kegiatan yang melibatkan komunitas-komunitas, utamanya komunitas pemerhati yang memiliki sejarah panjang terjadap kendaraan yang digunakan pada saat jamannya,” ujar Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Iwan Caqoeb kepada awak media, Minggu (8/11/2020).

Saat berkeliling nanti, Iwan juga mengimbau agar para partisipan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. “Teman-teman tetap menjaga covid dan yakin dan percaya ketika kita berkumpul kita bisa meningkat imun sendiri dan komunitas ini sangat antusias terhadap kegiatan yang dilaksanakan di museum,” sambung Iwan.

Ia berharap, kegiatan ini kedepannya semakin banyak komunitas yang ikut berpartisipasi menyaksikan koleksi-koleksi yang dimiliki oleh museum. “Kedepan, museum ini memang betul-betul memang bisa mengedukasi masyarakat tentang sejara budaya dan peninggalan-peninggalan warisan budaya kita di Makassar itu sendiri,” terangnya.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan, warisan sejarah yang ada saat ini harus dijaga dan dilestarikan dengan mendatangi bangunan tua bersejarah. “Berkaitan dengan hal tersebut di dinas Kebudayan bersama komunitas kostum, sepeda ontel ini bekerja sama mendatangi bangunan tua yang bersejarah di Benteng Wihara yang dulu masanya dikatakan tempat namanya maccopang, Klenteng bahari,” katanya.

“Sehingga, kita patut bersyukur bahwa pihak penyelenggara di benteng Wihara antusias dengan kedatangan kita untuk banyak belajar tentang sejarah keberadaan wihara itu sendiri. Dan komunitas-kominitas sepeda ini juga sangat antusias dan kita juga bisa melihat sendiri bahwa apa yang kita dapatkan dari pertemuan ini untuk memberikan gambaran sendiri untuk kita sehingga kita bisa semakin dekat dengan komunitas pemerhati sehingga mencintai museum itu sendiri,” pungkas Iwan.

Sementara, Sekretaris komunitas Kostum, Dg Nojeng mengapresiasi langkah yang diambil oleh Dinas Kebudayaan. Dimana, para komunitas tua tersebut ikut dilibatkan dalam kegiatan keliling museum.

“Ini langkah awal kita bersinergi dengan museum, walaupun hal ini telah kami nantikan sejak lama. Angin segar ini tentu akan kami sambut dengan baik, tentu akan terlibat kembali jika museum mengadakan giat dan mengundang kami di Kostum,” sambut Dg Nojeng. (Samin)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed