oleh

Program BIN Kemenag Sidrap Diminta Dilanjutkan, Alternatif Pembelajaran PAI di Tengah COVID-19

SIDRAP, SulawesiEkspos.com — Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) diminta tetap melanjutkan program Birruwallidaini (BIN).

Hal tersebut ditegaskan Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidrap, Irman saat rapat bersama KKG PAI, di Lesehan Abdal Kecamatan Tellu Limpoe, Selasa (3/11).

Program BIN ini, kata Irman, merupakan konsep pembelajaran alternatif PAI di tengah pandemi COVID-19.

“BIN ini singkatan dari Birruwallidaini (taat kepada orang tua), ibadah dan ngaji. Ditambah sifat sosial kemasyarakatan. Program ini harus terus dilaksanakan untuk menanamkan sikap sosial yang harus dalam jiwa anak didik kita,” tegas Irman dihadapan 14 guru PAI.

Oleh sebab itu, ia mengapresiasi pelaporan pembelajaran guru PAI yang kini berbasis aplikasi ‘E-Modis Kemenag Sidrap’.

Aplikasi tersebut, kata dia, merangkum semua aktifitas guru PAI. Mulai dari absensi, kinerja, hingga dokumentasi kegiatan.

“Saya sangat mengapresiasi pelaporan pembelajaran guru PAI yang terangkum dalam aplikasi E-Modis Kemenag Sidrap. Hal ini tentu menjadi jawaban dari tantangan era industri 4.0 yakni era digitalisasi,” katanya.

Ia juga mengimbau agar guru PAI terus berinovasi dan meningkatkan kemampuan di tengah pandemi COVID-19.

“Guru PAI harus modis (moderat, inovatif, dan Inspiratif). Serta tidak boleh gagal teknologi,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Pais Kemenag Sidrap, Masrurah Said meminta, pelaporan berkas administrasi guru PAI disetor tepat waktu.

“Ketepatan waktu dalam pelaporan administrasi kinerja merupakan persyaratan penting dalam pencairan tunjangan guru agama. Utamanya sertifikasi,” pintanya. (*)

Penulis : Asri

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed