oleh

Aliansi Mahasiswa Pertanian Kota Makassar Menolak RDP dengan Komisi B DPRD Sulsel

MAKASSAR, Sulawesiekspos.com – Menindaklanjuti kesepakatan aksi Hemperingati Hari Tani, Pada 24-September-2020, Aliansi Mahasiswa Pertanian Sekota Makassar yang terdiri dari BEM Pertanian Kampus Universitas Muhamadiyah Makassar, Universitas Muslim Indonesia dan universitas Islam Makassar serta Kordinator wilayah 5 ISMPI bersama Komisi B DPRD Sul-Sel mengadakan audiensi atau RDP dengan Komisi B DPRD Sulsel, Kamis (15/10/2010).

15 oktober lalu Komisi B DPRD Sul-Sel mengundang Aliansi Mahasiswa Pertanian se-Kota Makassar untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna untuk membahas dan menindak lanjuti tuntutan aksi, ada tiga hal yang menjadi tuntutannya:
1. Tolak Omnibus Law
2. Ciptakan Reforma Agraria Sejati
3. Tolak UU Minerba

Aliansi Mahasiswa Pertanian se-Kota Makassar menghadiri undangan bukan untuk mengikuti (RDP) dengan Komisi B DPRD Sul-sel, melainkan hadir untuk menyatakan sikap menolak RDP dengan Komisi B DPRD Sul-sel dan menyatakan mosi tidak percaya kepada Gubernur Sul-Sel dan DPRD Sul-Sel, dimana ada juga beberapa kepala dinas yang hadir dalam rapat tersebut termasuk Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan.

“Bagi kami RDP dengan Komisi B DPRD Sul-Sel bukanlah solusi, yang kami harapkan adalah tolak Omnibus Law dan kami menyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Gubernur dan DPRD Sul-Sel, karena pemerintah yang kita lihat saat ini tidak berani mengeluarkan sikap yang tegas untuk Menolak Omnibus Law yang merupakan UU bisa mencelakakan rakyat Indonesia”. Ujar Herman, yang merupakan jendral lapangan.

(Rh)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed