oleh

Tukang Ojek di Enrekang Kena Tipu, Motornya Dibawa Kabur Usai Antar Pelaku Sejauh 95,5 Kilometer

SIDRAP, Sulawesiekspos.com — Tukang ojek di Kabupaten Enrekang Sulsel, Anwar bernasib apes setelah ditipu penumpangnya.

Pasalnya, motornya dibawa kabur usai mengantar penumpang itu ke Kelurahan Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Sulsel.

Tak main-main, warga Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang itu harus menempuh perjalanan sejauh 95,5 kilometer atau sekira 2 jam 25 menit untuk sampai ke tujuan.

“Penumpang itu minta diantar ke Rappang. Katanya mau beli dinamo air. Kebetulan dia penumpang pertama saya hari itu. Dia janji kasi uang Rp100 ribu pulang pergi (PP). Makanya saya mau antar meski jauh,” kata Anwar, saat ditemui, Rabu (7/10/20).

Anwar membeberkan, pelaku awalnya hanya mau diantar ke Maroangin, Kabupaten Enrekang. Tak jauh dari lokasi sebelumnya. Namun saat sampai, pelaku, kata Anwar malah minta diantar ke Rappang.

“Terus saja ke Rappang beli dinamo air. Ada toko bangunan di sana,” kata Anwar sambil meniru ucapan pelaku.

Namun sesampainya di toko bangunan tersebut, pelaku berdalih kekurangan uang. Sehingga, kata dia, pelaku pun meminjam motornya ke ATM.

“Saya menunggu sampai sejam tetapi belum datang-datang. Makanya saya langsung lapor ke Polsek Panca Rijang kalau motor saya dicuri orang,” tandasnya.

Karyawan toko bangunan, Beta mengatakan kejadiannya, Minggu 4 Oktober lalu, sekitar pukul 05.00 wita.

Beta menjelaskan, harga dinamo air yang dipesan pelaku sebesar Rp570 ribu. Namun, pelaku, kata dia kekurangan uang.

“Uangnya katanya hanya Rp 100 di dompet. Jadi, dia mengaku mau ke ATM dan meminjam motor Anwar,” kata Beta.

Sementara itu, Kanit Reskrim Panca Rijang Ipda Nurdin mengatakan, pihaknya masih mengusut kejadian tersebut.

Dia menduga, pelaku merupakan residivis pencurian. Sebab, gelagatnya mirip dengan kasus pencurian sepeda beberapa waktu lalu.

“Sebagai langkah awal, kami melakukan penyelidikan. Mengecek CCTV toko bangunan itu. Kami juga mau koordinasi ke Polres tentang langkah yang diambil. Karena kalau dilihat dari CCTV, ada kemungkinan ini pelaku lama yang beraksi kembali,” kata Nurdin.

(*)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed