oleh

Dinsos Makassar Bingung Rincikan Anggaran Bansos Penanganan Covid 19

MAKASSAR, SulaweaiEkspos.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar dituntut berbagai pihak mengenai transparansi anggaran yang dikeluarkan untuk penanganan dampak covid-19. Pasalnya, Dinsos merupakan SKPD yang diberikan anggaran cukup banyak untuk penanganan dampak Covid-19 di Makassar yakni sebesar Rp 52 M.

Kepala Dinsos Makassar, Mukhtar Tahir bahwa hingga saat ini, pemakaian anggaran yang telah dilakukan pihaknya menghabiskan sebanyak lebih dari Rp 27 M.

“jadi itumi semua mau saya sampaikan kalau sudah selsai. pokoknya tidak sampai 28 M lah dari 51 yang saya pegang,” ucap Mukhtar Tahir, Kamis (9/7/2020).

Serapan anggaran yang dilakukan pihaknya tersebut dianggap belum maksimal, namun Mukhtar menepis jika serapan anggaran untuk dana Bantuan Tak Terduga (BTT) tak harus dihabiskan seluruhnya.

“kalau dana tak terduga bukan namanya harus di serap, tapi disediakan. Kalau misalnya pak wali mengatakan sudah tertransfer ke saya 50 M . 50 M saya pake sesuai kebutuhan kan tak terduga jadi bukan itu yang di pakai,” papar Mukhtar.

Sedangkan tuntutan transparansi yang diayangkan pihaknya, kata Mukhtar akan dilakukan setelah perhitungan secara keseluruhan anggaran yang digunakan.

“Makanya transparansinya itu pada saat kita sudah melakukan, kan di taumi kalau 51 M, nanti pi sudah ini baru berhitung. dia berhitung kita yang berkerja kita bkin kipas angin dia yang kedinginan,”tukas Mukhtar

Sejauh ini, ia mengatakan bahwa proses pemeriksaan penggunaan anggaran telah dilakukan oleh baik insprektorat maupun Badan Pemeriksaan Keuangan Daerah (BPKD)

“sudah semua. itukan namanya di dampingi Inspektorat, jaksa, BPKD ada makanya saya bilang seharusnya menjawab mi dia bukan saya,” ungkapnya

Sementara rincian penggunaan anggaran sendiri, Kata Mukhtar belum bisa disampaikaan pihaknya saatini, sebab ia masih melakukan pengadaan.

“kalau saya begini, yang jelas saya harus menjawab setelah saya selesai berkerja. biar tommi orang maki-maki ka dlu. Nanti akan ada waktu satu dua hari setelah rampung saya jumpa pres terkait dengan itu,” tuturnya

“bagimana bisa kasih laporan kalau tidak adapi, semua orang bertanya belum selesai selesai pi. Mungkin satu dua hari sudah saya sampaikan,” tutup Mukhtar.

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed