oleh

Tidak Terima Kadernya Dipukuli, IPMIL UMI Minta Kapolda Sulsel Tindaki Anggotanya

MAKASSAR, Sulawesiekspos.com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya UMI (IPMIL UMI) tak terima dengan insiden pemukulan terhadap saudara Indra dan Yusril, yang dipukuli oleh oknum anggota Polri Polda Sulsel pas setelah selesai sidang, Sabtu (13/6/2020).

Orang tua terdakwa menerima telepon dari anaknya Indra (terdakwa) menyampaikan kalau dia di pukul oleh oknum anggota Polri Polda sulsel.

“Insiden itu terjadi pada, Kamis (11/6/2020), pada saat setelah selesai sidang terdakwa Indra dan Yusril” ujar orang tua korban (Indra).

Salah satu pengurus Ipmil Raya Umi Khasim Asngari menjelaskan, “Bahwa mungkin benar terjadi pemukulan, karena kami langsung menghubungi orang tua Indra dan pengacaranya yang membenarkan insiden tersebut” bebernya.

Pengurus Ipmil Raya Umi meminta pihak kepolisian Polda SulselBar melakukan penyelidikan atas tindakan yang sewenang-wenang ini.

“Sangat di sayangkan atas tindakan oknum anggota polri polda sulsel dengan melakukan pemukulan atas terdakwa yang baru saja usai menjalankan persidangan” kata Ketua umum Ipmil Raya Umi (Ical sente).

“Sungguh disayangkan atas kejadian ini, apalagi yang melakukan tindakan ini adalah anggota kepolisian yang seharusnya melindungi dan mengayomi” tambahnya.

Pengurus Ipmil Raya Umi meminta kepada pihak kepolisian agar melakukan penyidikan atas tindakan ini, dan meminta kepada propam melakukan sidang kode etik sebagaimana yang diamanatkan di uu nomor 14 tahun 2011.

Rusdi

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed